Lewat Program POLIDIK, Kapolres Bangka Tengah Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SMP Stania Koba

Dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak, Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) dengan menjadi Pembina Upacara di SMP Stania Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, staf, serta seluruh siswa-siswi SMP Stania Koba. Kehadiran Kapolres sebagai pembina upacara merupakan bagian dari komitmen Polres Bangka Tengah dalam memberikan edukasi kepada generasi muda sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan.

Dalam amanatnya, Kapolres Bangka Tengah menyampaikan pentingnya menanamkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga kebersamaan di lingkungan sekolah. Ia juga mengedukasi para pelajar mengenai bahaya bullying dan segala bentuk kekerasan yang dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan mental, psikologis, maupun masa depan anak.

Selain itu, Kapolres mengajak seluruh siswa untuk berani menolak segala bentuk perundungan, tidak menjadi pelaku maupun penonton, serta segera melaporkan kepada guru atau pihak sekolah apabila mengetahui atau mengalami tindakan bullying maupun kekerasan. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian para pelajar dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan saling mendukung.

Melalui program POLIDIK, Polres Bangka Tengah terus berupaya hadir di tengah dunia pendidikan sebagai mitra yang memberikan pembinaan, edukasi, dan motivasi kepada para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, taat hukum, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Para siswa mengikuti jalannya upacara dan penyampaian materi dengan baik sebagai wujud sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berakhlak, berprestasi, serta bebas dari bullying dan kekerasan.