Polres Bangka Tengah Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Menumbing 2026, Perkuat Sinergi Pengamanan Idul Fitri

Tribratanewsbangkatengah – Polres Bangka Tengah menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Menumbing 2026 pada Rabu (11/3/2026) pukul 08.00 WIB di Aula Pratisarawirya Polres Bangka Tengah. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka Tengah dan dihadiri oleh unsur Forkopimda serta berbagai instansi terkait dalam rangka mempersiapkan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bangka Tengah, Ketua DPRD Bangka Tengah yang diwakili Kabag Umum, Ketua Pengadilan Negeri Koba yang diwakili Hakim Gland Nicholas Hasurungan, S.H., M.H., Kasi Pidum Kejari Bangka Tengah, Danramil Sungai Selan, para Pejabat Utama Polres Bangka Tengah, serta perwakilan dari sejumlah instansi dan dinas terkait, di antaranya Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Kesehatan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Sat Pol PP, BPBD, Stasiun Klimatologi Bangka Belitung, serta unsur stakeholder lainnya.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K. dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang melibatkan berbagai unsur lintas sektoral guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri.

“Kami mengajak seluruh instansi terkait untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi, khususnya dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas serta fatalitas korban selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Hal ini menjadi perhatian bersama agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyoroti dinamika situasi global yang turut berpengaruh terhadap stabilitas energi, sehingga diperlukan langkah-langkah edukasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan dalam menyikapi isu-isu terkait ketersediaan bahan bakar minyak.

“Kita juga tidak boleh menutup mata terhadap situasi global yang saat ini mempengaruhi stabilitas energi. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk bersama-sama menghimbau serta mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memicu panic buying terhadap BBM,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa pada tahun ini pelaksanaan Operasi Ketupat mengusung slogan “Mudik Aman – Keluarga Bahagia”, yang menjadi semangat bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Polres Bangka Tengah yang telah menginisiasi pelaksanaan rakor lintas sektoral sebagai langkah awal dalam memastikan kesiapan pengamanan Lebaran.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah tentunya mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat ini. Melalui koordinasi lintas sektoral seperti ini, kita dapat menyamakan persepsi dan langkah strategis dalam memberikan pelayanan serta perlindungan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ungkap Bupati.

Ia juga berharap seluruh instansi terkait dapat terus memperkuat kerja sama dan koordinasi, sehingga setiap potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama arus mudik, arus balik maupun aktivitas masyarakat saat Lebaran dapat diantisipasi secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemaparan dari sejumlah instansi terkait yang diawali oleh Kabag Ops Polres Bangka Tengah mengenai rencana pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 di wilayah hukum Polres Bangka Tengah.

Selanjutnya paparan disampaikan oleh Kasat Intelkam Polres Bangka Tengah terkait analisis potensi kerawanan serta situasi kamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Paparan berikutnya disampaikan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Perhubungan Kabupaten Bangka Tengah terkait kesiapan sarana dan prasarana pendukung arus mudik dan arus balik.

Selain itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka Tengah turut memaparkan terkait ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok serta distribusi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran. Kepala BPBD Bangka Tengah juga menyampaikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana maupun kondisi darurat selama periode pengamanan Idul Fitri.
Paparan terakhir disampaikan oleh Kepala Kantor Stasiun Klimatologi Bangka Belitung yang memberikan informasi terkait prakiraan kondisi cuaca selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran, sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan pengamanan di lapangan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi guna menyerap masukan dari seluruh instansi yang hadir, sehingga diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 di wilayah Kabupaten Bangka Tengah dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.