Polres Bangka Tengah Gelar Sosialisasi dan Edukasi Kesehatan Penyakit Jantung bagi Personel dan Bhayangkari
Tribratanewsbangkatengah – Polres Bangka Tengah melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan tentang penyakit Infark Miokard Akut (IMA) bagi pegawai negeri pada Polri dan Bhayangkari, bertempat di Aula Pratisara Wirya Polres Bangka Tengah, Selasa (10/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dibuka secara langsung oleh Kapolres Bangka Tengah AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K., yang sekaligus memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kesehatan, khususnya kesehatan jantung, merupakan hal yang sangat penting bagi setiap personel Polri dan keluarga.
“Jantung merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia yang berperan penting dalam menunjang seluruh aktivitas.
Oleh karena itu, kita harus benar-benar menjaga kesehatannya. Melalui winnipoker kegiatan ini, saya berharap seluruh personel dan Bhayangkari dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini,” ujar Kapolres.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bangka Tengah, Tim Biddokkes Polda Kepulauan Bangka Belitung, para Kabag, Kasat, Kasi, serta para Kapolsek jajaran Polres Bangka Tengah.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sosialisasi dan edukasi kesehatan yang disampaikan oleh narasumber, dr. Yenni Marlina, Sp.Pd. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara rinci mengenai pengertian Infark Miokard Akut, faktor risiko, gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah penanganan awal apabila terjadi tanda-tanda serangan jantung.
Selain itu, dr. Yenni Marlina juga memberikan peringatan khusus terkait dampak buruk rokok terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah, terutama bagi perokok aktif. Ia menegaskan bahwa kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, serta berbagai penyakit kronis lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, narasumber juga memberikan sejumlah tips dan motivasi kepada para peserta, khususnya personel kepolisian yang masih memiliki kebiasaan merokok, agar mulai mengurangi hingga menghentikan kebiasaan tersebut, di antaranya dengan menerapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga, mengelola stres, serta membangun komitmen pribadi untuk berhenti merokok.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dengan narasumber.
Para personel kepolisian dan Bhayangkari tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar pola hidup sehat, pencegahan penyakit jantung, serta penanganan darurat saat terjadi kondisi IMA.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta, terdiri dari 70 personel Polres Bangka Tengah dan 30 anggota Bhayangkari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami gejala serta tindak lanjut yang harus dilakukan apabila mengalami atau menemukan kasus Infark Miokard Akut di lingkungan kerja maupun keluarga.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Bangka Tengah dalam meningkatkan kualitas kesehatan personel dan keluarga besar Polri guna mendukung pelaksanaan tugas yang optimal di tengah masyarakat.
