Terkini

Pages

Categories

Search



Petugas SSDP Bantu Petugas Puskesmas Vaksin Siswa SD 1 Namang

Petugas SSDP Bantu Petugas Puskesmas Vaksin Siswa SD 1 Namang

by
Agustus 1, 2018
HEADLINE, NAMANG, POLISI KITA, POLSEK
No Comment

tribratanewsbabel.com – bangka tengah, Petugas satu sekolah dua polisi (SSDP) polsek namang brigpol Aditya membantu proses penyuntikan vaksin campak dan rubella di Sd Negeri 1 namang kabupaten bangka tengah. (selasa,8/1/2018).

Rubella atau campak Jerman adalah infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit. Rubella umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Menurut data WHO, pada tahun 2016 di Indonesia terdapat lebih dari 800 kasus rubella yang sudah terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium. Penyakit ini disebabkan oleh virus rubella dan dapat menyebar dengan sangat mudah. Penularan utamanya dapat melalui butiran liur di udara yang dikeluarkan penderita melalui batuk atau bersin. Berbagi makanan dan minuman dalam piring atau gelas yang sama dengan penderita juga dapat menularkan rubella. Sama halnya jika Anda menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda setelah memegang benda yang terkontaminasi virus rubella (https://www.alodokter.com/rubella).

WhatsApp Image 2018-08-01 at 09.29.00mengingat akan bahaya virus rubella maka pemerintah mencanangkan vaksinasi kepada anak-anak agar terhidar dari virus tersebut, pemerintah kabupaten bangka tengah melalui puskesmas kecamatan namang memulai vaksinasi rubella di SD negeri 1 namang yang dibantu oleh pihak sekolah dan petugas SSDP berigpol aditnya yang memang sudah berkordinasi dengan kepala sekolah agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar.

penyutikan vaksin di berikan kepada siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, brigpol aditya tak sungkan membantu memegangi dan memberikan motivasi kepada siswa agar tidak takut di suntik vaksin.

brigpol Aditnya menyatakan kegiatanya membantu jalannya vaksin dan memotivasi siswa agar tidak takut.

“kami coba membantu memegangi siswa agar penyutikan vaksin tidak terganggu dan memotivasi psikis anak-anak agar tidak takut dan ngamuk waktu di suntik” ujarnya.



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *